4 Cara Merawat Mesin Jahit Agar Tetap Awet

4 Cara Merawat Mesin Jahit Agar Tetap Awet

Cara merawat mesin jahit – Mesin jahit adalah salah satu perlengkapan utama seorang penjahit. Seiring bertambahnya usia mesin jahit, perlu dilakukan perawatan agar mesin jahit Anda tetap awet dan dalam kondisi terbaik dan prima. Sebagai seorang penjahit yang setiap harinya mengoperasikan mesin jahit, merawat mesin jahit adalah sebuah keharusan. Sebaiknya luangkan waktu untuk merawat mesin jahit secara rutin.

jika mesin jahit Anda rusak maka akan menghambat aktifitas kerja Anda, apalagi jika sedang banyak pesanan. Mau tidak mau untuk sementara waktu, Anda harus menutup usaha untuk memperbaiki mesin jahit yang rusak. Akibatnya, penghasilan Anda dari mesin jahit terganggu. Agar mesin jahit lebih awet, lakukan 4 Cara merawat mesin jahit berikut ini.

Berikut adalah Cara Merawat Mesin Jahit

 

  1. Bersihkan Mesin Jahit

Setelah selesai menjahit pakaian, segera bersihkan mesin jahit dari sisa-sisa benang & potongan kain. Sisa-sisa benang & potongan kain yang dibiarkan bisa masuk ke mesin jahit, sehingga membuat kinerja mesin jahit. Masuknya kain atau benang yang masuk dalam mesin jahit akan masuk ke gear mesin jahit dan mesin jahit akan macet dan menimbulkan suara berisik. Jika ini dibiarkan maka memperpendek umur mesin jahit.

  1. Lumasi dengan Minyak Pelumas

Mesin jahit juga seperti mesin lainnya yang terdiri dari bagian-bagian yang terus bergerak dan saling bergesekan, untuk mencegah aus dan karat, lumasi dengan oli khusus untuk mesin jahit. Jangan gunakan sembarang minyak seperti minyak sayur, minyak sayur bisa menyebabkan karat, karat dengan sifatnya bisa mengakibatkan korosi sehingga memperpendek umur mesin jahit. Pada mesin jahit multifungsi biasanya terdapat tombol/knop yang berfungsi untuk memilih model jahitan. Tombol/knop ini bisa diputar-putar, dalam knop ini terdapat gigi-gigi atau gear yang perlu diolesi minyak pelumas atau gemuk, agar tidak cepat aus. Lumasi mesin jahit seminggu sekali, setiap melumasi mesin jahit jangan lupa untuk membersihkannya.

  1. Ganti Sparepart/Komponen Suku Cadang

Komponen mesin jahit jarang sekali rusak, tapi tergantung perawatan terhadap mesin jahit dan volume terhadap pemakaian mesin jahit. Jika ada komponen yang harus diganti, segeralah diganti atau diservis. Misalnya adalah komponen mesin obras yang sudah tumpul bagian ujungnya, atau karet dinamo yang sudah pecah-pecah/getas atau mesin dinamo yang sudah lemah. Bila dibiarkan, maka akan menyulitkan Anda saat sedang menjahit, serta mempengaruhi kualitas jahitan, misalnya adalah hasil potongan obras yang kurang sempurna.

  1. Bawa ke Tukang Servis

Jika mesin jahit rusak kemudian kita tidak bisa memperbaikinya sendiri, maka sebaiknya segera bawa ke servis mesin jahit. Jika masih dalam masa garansi bawalah ke service senter mesin jahit tersebut. Jika terima on call, bisa memanggil tukang servis mesin jahit agar tidak perlu capek ke tempat tukang servis mesin jahit.

Sebaiknya manfaatkan masa garansi mesin jahit Anda, sebelum beralih ke tukang servis mesin jahit terdekat atau tukang mesin jahit panggilan. Karena servis senter pasti akan menangani kerusakan lebih profesional.

Demikian cara merawat mesin jahit agar tetap awet, meskipun terlihat enteng, tapi jika diabaikan dalam merawat mesin jahit kesayangan Anda, maka umur mesin jahit tidak bertahan lebih lama. Untuk memaksimalkan fungsi mesin jahit lakukan perawatan mesin jahit secara berkala.

Salam Sukses – Dadi Jaya Tenda

About the Author

adminsarungkursi administrator

Leave a Reply